Yogyakarta selalu dikenal sebagai kota yang penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Di balik keramahan jalanan Malioboro dan ketenangan sudut-sudut kampungnya, tersimpan kisah-kisah inspiratif yang sering kali tidak tersorot kamera. Salah satu yang paling menyentuh adalah mengenai Keikhlasan dari Jogja yang diwujudkan melalui aksi nyata donor darah. Di kota ini, donor darah bukan lagi sekadar kegiatan medis, melainkan sebuah tradisi pengabdian yang mendarah daging bagi sebagian warganya, yang dilakukan dengan penuh kesadaran tanpa mengharap imbalan materi apa pun.
Fenomena mengenai Cerita Pendonor Darah 100 Kali bukanlah sebuah isapan jempol belaka. Di Unit Donor Darah PMI Kota Yogyakarta, terdapat daftar nama orang-orang luar biasa yang telah mendonorkan darahnya secara konsisten selama puluhan tahun. Angka 100 kali bukan sekadar statistik, melainkan simbol konsistensi dan keteguhan hati. Bayangkan, jika seseorang mendonor setiap tiga bulan sekali, maka dibutuhkan waktu setidaknya 25 tahun untuk mencapai angka tersebut. Ini adalah bukti bahwa niat baik yang dipelihara secara konsisten dapat memberikan dampak yang sangat masif bagi kehidupan orang lain yang sedang berjuang di ruang operasi atau perawatan intensif.
Banyak pendonor setia ini mengaku bahwa motivasi utama mereka adalah perasaan bahagia yang muncul setelah berbagi. Mereka adalah sosok yang Tak Pernah Lelah meskipun usia mereka sudah tidak lagi muda. Bagi mereka, setiap tetes darah yang keluar dari tubuh adalah investasi akhirat dan bentuk syukur atas kesehatan yang masih mereka miliki. Ada sebuah filosofi hidup masyarakat Jogja yang sering mereka pegang, yaitu “memayu hayuning bawana”, yang artinya memperindah keindahan dunia. Dengan membantu sesama manusia tanpa melihat latar belakangnya, mereka telah ikut serta dalam menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat.
Ada sebuah Fakta menarik di balik para pendonor kawakan ini; mereka justru merasa tubuh mereka jauh lebih sehat dan bugar setelah rutin melakukan donor darah. Secara medis, donor darah memang membantu regenerasi sel darah merah dan menjaga kesehatan jantung. Namun, di luar manfaat fisik tersebut, ada kepuasan batin yang luar biasa saat menerima pesan singkat dari PMI yang menginformasikan bahwa darah mereka telah disalurkan kepada pasien yang membutuhkan. Pesan sederhana tersebut sering kali menjadi suntikan semangat bagi mereka untuk kembali datang ke kantor PMI tepat waktu pada jadwal berikutnya.
